Kegiatan
Kegiatan pengelolaan PI 10% Blok Cepu ini merupakan kegiatan satu-satunya (Dedicated) yang dilakukan oleh PT. Blora Patragas Hulu sesuai amanat UU No.22 Tahun 2001 sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora Jawa Tengah melalui Pengelolaan Participating Interest (PI) Wilayah Blok Cepu.
PT. Blora Patragas Hulu tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) PI Blok Cepu bersama PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) Bojonegoro, PT. Sarana Patra Hulu Cepu (SPHC) Jawa Tengah dan PT. Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) Jawa Timur sejak tanggal 21 November 2006 dengan peran sebagai berikut :
Wilayah Kerja
Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Blok Cepu mencakup 2 (dua) wilayah yaitu Kabupaten Bojonegoro di Provinsi Jawa Timur serta Kabupaten Blora di Provinsi Jawa Tengah. Wilayah Cepu sudah terkenal dengan adanya persediaan akumulasi minyak dan gas bumi yang melimpah sejak zaman Belanda di mana kegiatan di sektor migas saat itu dilakukan oleh Bataafsche Petroleum Maatschappij (BPM).
Pengembangan Struktur Banyu Urip dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap Early Production dan tahap Full Field Development. Tahap Early Production adalah tahap produksi awal dengan menggunakan Fasilitas Produksi Sementara yang telah dimulai tanggal 31 Agustus 2009 dan berakhir pada tanggal 16 Januari 2016. Tahap Full Field Development adalah tahap produksi dengan kapasitas penuh seiring penyelesaian tahap Engineering, Procurement dan Construction (EPC) dengan dimulainya Start-Up Train A Central Processing Facility (CPF) pada tanggal 14 Desember 2015 dan Train B tanggal 18 Januari 2016.
Kemudian tanggal 07 Januari 2017 Lapangan Banyu Urip melakukan kegiatan High Rate Test peningkatan produksi dari 185 MBOPD menjadi lebih dari 200 MBOPD pada tahun 2016 dengan mengoptimalkan peralatan/unit di Central Processing Facility (CPF) yang didukung dengan dikeluarkannya Sertifikat Kelayakan Penggunaan Instalasi (SKPI) dengan kapasitas menjadi 220 MBOPD pada tanggal 12 Mei 2017 dan Surat Keterangan Kelayakan Lingkungan (SKKL & IL) pada tanggal 24 Juli 2017.
Sejak diterbitkannya SKPI dan SKKL & IL kegiatan High Rate Test berakhir dan berlanjut menjadi normal operation activity. Kumulatif produksi sampai dengan 31 Desember 2020 sebesar 444.53 MMBO dengan rata-rata produksi di tahun 2020 sebesar 218,19 BOPD.
created with
Website Builder Software .